Artikel terbaru

September 23, 2016

Google Allo, Messenger terbaru dari Google

Setelah sekian lama ditunggu, akhirnya "Google Allo" sudah tersedia di Google Play Indonesia. Sesuai dengan yang tertulis pada keterangan Google Play yaitu :
"Introducing Google Allo, a smart messaging app that helps you say more and do more. Express yourself better with stickers, doodles, and HUGE emojis & text. Allo brings you the Google Assistant, preview edition"
Google Allo hadir sebagai aplikasi chatting pintar pelengkap dari aplikasi sebelumnya Google Duo,
Duo dan Allo punya irisan yang sama, yakni sebagai media komunikasi maya. Jika Google Duo berwujud layanan video-call mirip Skype, maka Google Allo lebih mirip Line, BBM dan WhatsApp.

Dikabarkan Google Allo merupakan salah satu aplikasi primadona pada ajang kumpul developer Google I/O yang diselenggarakan di San Francisco, AS, beberapa bulan lalu. Kala itu untuk pertama kalinya Google memperkenalkan duet Duo dan Allo, bersamaan dengan sistem operasi Andorid Nougat.

Salah satu keunggulan Google Allo dibandingkan layanan serupa seperti WhatApp, BBM atau Line adalah adanya integrasi dengan Google Assistant guna membantu pengguna dalam menggali informasi apa saja. Secara sederhana, Allo bisa difungsikan untuk mengobrol personal (one-on-one chat), beramai-ramai (group chat), hingga mengobrol dengan Google Assitant.

Google Assistant mampu memberikan semua informasi yang berseliweran di internet. Misalnya saja ketika Anda menanyakan restoran terdekat, sejarah pembangunan suatu kota, informasi cuaca, hingga resep makanan. Hanya lewat satu aplikasi chatting, kita bisa sekaligus mencari berbagai informasi dan membahasnya dengan teman-teman tanpa beranjak ke aplikasi lain, Asik kan?!

Kita juga bisa meminta Google Assistant di Google Allo untuk menampilkan daftar e-mail masuk di tanggal tertentu, melihat agenda di kalendar, dan hal-hal lainnya yang terhimpun di akun Google kita, bahkan, kita bisa menampilkan foto tertentu dari Google Photos. Cukup gunakan bahasa sehari-hari seperti "show me my pictures of dog" (tunjukan foto-foto anjing saya), lalu sekejap Anda bisa mengakses konten yang Anda inginkan di Google Allo.

Sama seperti WhatApp, Google Allo menggunakan nomor telepon kita sebagai user id kita, jadi kita akan diminta untuk memasukkan nomor telepon kita ketika pertama kali menggunakan Google Allo.

Jadi tunggu apa lagi, mari kita coba Google Allo, silahkan search Google Allo di Play Store atau klik disini "Google Allo", sementara untuk pengguna IoS diharap untuk bersabar karena Google Allo baru tersedia untuk Apple Store US.
Selengkapnya

Agustus 29, 2016

Segera Stop WhatsApp menyerahkan Data Anda ke Facebook

Seperti yang sudah kita ketahui, WhatsApp kini sudah menjadi milik Facebook, dan tentu saja akan banyak kepentingan perusahaan Facebook akan diambil dari WhatApp, salah atunya yaitu data pengguna WhatApp, tentunya dengan seijin pengguna nya, data yang dimaksud adalah nomor telepon, lokasi dan kebiasaan pemakaian aplikasi.

Mungkin banyak pengguna yang tidak menyadari telah memberi ijin WhatApp untuk menyerahkan datanya ke Facebook. Bila kita merasa tidak nyaman dengan kebijakan tersebut, kita bisa saja menolak, caranya yaitu saat mendapat pemberitahuan dari WhatsApp soal kebijakan itu, jangan serta-merta menekan "Agree", kita bisa menekan opsi bertuliskan "Read more about the key...". Opsi tersebut entah disengaja atau tidak dibuat dalam ukuran lebih kecil, namun opsi tersebut tetap ada terletak persis di bawah tombol "Agree".


Setelah menekan opsi pembacaan lebih lanjut itu, Kita bisa menghapus centang bertajuk "Share my WhatsApp account information with Facebook". Opsi tersebut memberi Anda pilihan untuk tak membagi informasi akun WhatsApp ke Facebook.

Namun bagaimana bila kita terlanjur menyetujui atau menekan tombol "Agree"? Tenang, masih ada yang bisa kita lakukan. Anda cuma perlu masuk ke menu penyetelan aplikasi/Setting lalu tekan tab akun di bagian "Settings | Account". Kemudian hilangkan centang di pilihan "Share my account info".

Yang perlu diingat, pada cara kedua ini, kita hanya diberi kesempatan maksimal 30 hari sejak Facebook menampilkan pembaruan ketentuan privasi di WhatsApp, jadi segera lakukan penyetelan "Share my account info" pada WhatApp anda, karena lewat dari 30 hari opsi tersebut sudah tidak ada.

Menolak data diserahkan ke Facebook bukan berarti pengguna tidak akan mendapatkan iklan di WhatsApp. Pengguna tetap akan mendapat pesan iklan melalui broadcast di WhatsApp.
WhatsApp dan Facebook menjamin tak bakal membagi atau menjual data pengguna ke pengiklan.


Sumber: www.kompas.com
Selengkapnya

Juli 14, 2016

Tips cara bermain Pokemon Go

Saat ini siapa yang tidak mengenal game Pokemon GO, Game keluaran Niantic ini memang sangat fenomenal, dikabarkan telah diunduh 2 juta lebih pada perangkat iOS kurang dari satu minggu sejak dirilis dan menghasilkan sekitar $ 1,6 juta pendapatan harian.

Apa Itu Pokemon Go
Untuk mengetahui apa itu Pokemon GO, sebaiknya coba mainkan dulu game tersebut, berikut langkah-langkah dasar bermain Pokemon GO serta istilah-istilah dalam game tersebut.

Pertama-tama, pemain harus mengunduh versi APK Pokemon Ball di Android. Untuk versi iOS, pengguna bisa membuat akun App Store negara Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru.

Lalu pemain bakal diberi pilihan untuk sign up lewat akun Google atau Pokemon Trainer Club.

Setelah semua proses pendaftaran rampung, pemain diibaratkan sebagai trainer. Pemain bebas memoles penampilan trainer, mulai dari warna rambut, warna kulit, hingga pakaian.

Tugas pemain atau trainer adalah mengumpulkan dan melatih Pokemon yang berseliweran di jalanan. Sekarang, mari kita mulai.

Pokemon pertama

Mula-mula pemain akan diberi kesempatan menangkap Pokemon pertama di manapun pemain berada. Pokemon pertama itu bisa berupa Bulbasaur, Charmander, Squirtle, bahkan sang primadona Pikachu.

Pokemon pertama ditangkap menggunakan Pokeball berwarna merah putih. Caranya mudah, cukup arahkan Pokeball ke arah Pokemon, lalu tembak Pokeball ke arah Pokemon.

Di layar, Pokemon seakan-akan berada tepat di depan pemain. Jika tembakan tepat, Pokemon akan masuk ke Pokeball dan menjadi milik pemain.

Berburu pokemon dan item lainnya
Jangan puas dengan satu Pokemon saja. Pemain bisa mengumpulkan sebanyak-banyaknya jenis Pokemon dengan berpindah tempat.

Sebab, monster-monster Pokemon dibuat seakan bersembunyi di lokasi-lokasi tertentu di dunia nyata kita. Pemain harus berlari ke sana ke mari secara nyata untuk menemukan mereka di dunia game.

Saat lokasi pemain berada dekat dengan Pokemon,game bakal memberikan radar tertentu berupa ikon dedaunan yang melayang.

Pemain harus belari cepat menghampiri radar itu. Jika tidak, Pokemon yang tadinya dekat bisa kabur.

Lokasi dalam layarsmartphone sejatinya menyesuaikan dengan lokasi pemain di kehidupan nyata. Hal ini dimungkinkan sinkronisasi antara geolokasi pada smartphone pemain dengan aplikasi Pokemon Go.

Pokestop, pokeball, dan candy
Beberapa titik yang digambarkan sebagai kotak biru merupakan Pokestop. Titik itu perlu disinggahi untuk mengumpulkan lebih banyak item.

Pokeball dan Candy adalah dua item yang bisa ditemukan di titik tersebut. Pokeball berfungsi untuk menjadi wadah Pokemon yang hendak ditangkap. Sementara itu, Candy berfungsi untuk menambah kekuatan Pokemon.

Level 5
Level 1 hingga level 4 Pokemon Go bisa diibaratkan sebagai tahap perkenalan dan adaptasi. Pemain akan dibiasakan dengan aktivitas dasar game mobile tersebut.

Tahap yang lebih seru akan dirasakan saat memasuki level 5. Pemain bisa bergabung dalam sebuah tim saat masuk level itu.

Caranya cukup masuk ke Gym yang digambarkan sebagai tower tinggi berbalut emas dan silver pada peta antarmuka aplikasi. Di sana pemain akan ditawarkan untuk masuk ke tim-tim tertentu.

Di level ini, pemain juga bisa mengadu kehebatan Pokemon yang dikumpulkan dengan Pokemon dari tim lain.

Jika pemain masuk ke Gym dengan warna berbeda dari tim yang dimiliki (merah, kuning, atau biru), pemain boleh bertarung di sana. Pemain harus memenangkan pertarungan untuk menambah kekuatan.

Pada tahap ini, pemain juga bisa menaruh seekor Pokemon di Gym dan mengklaimnya sebagai Pokemon tim. Setelah level 5, permainan akan semakin seru dan sebelumnya. Selamat bermain!

Sumber: www.kompas.com

Selengkapnya

Maret 30, 2016

Tolong Sebarkan....!!! Ini Belum Banyak Orang yang Tahu....!!!

Sebenarnya ini out of topic,  tapi rasanya ingin ikut share.
Bagi yang suka ber-sosmed, terutama facebook, pasti sering melihat di timeline kita, share artikel dari teman kita dengan diawali dengan judul seperti  Tolong Sebarkan....!!! atau kalimat "INFO PENTING....!!!!" LUAR BIASA....!!! dll seperti artikel:

  • INFO PENTING....!!!! Inilah 5 Penyakit Kulit yang Sering Mengganggu Tumbuh Kembang Bayi.
  • Tolong Sebarkan....!!! Ini Belum Banyak Orang yang Tahu, Bunga KENANGA Ini dapat Menuntaskan Segala Penyakit Didalam Tubuh
  • DILUAR DUGAAN....!!! Ternyata Ramuan Daun Cabe Dapat Mengobati Berbagai Penyakit Diantaranya Penyakit Tipes.
  • TAHUKAH ANDA....??? Inilah Rahasia Mempunyai Anak Balita Yang Mampu Menghafal Al Qur'an (SEMOGA BERMANFAAT)
  • LUAR BIASA....!!! Inulah Misteri Rasulullah Yang Membelah Bulan Akhirnya Terkuak, Berikut Ini Bukti-buktinya....!!!!
  • KISAH NYATA....!!!! Ternyata Iblis Juga Bisa Mengganggu Kita Lewat Sajadah..... Bagaimana caranya...???
  • WASPADAILAH....!!!! 10 Daftar Makanan Yang Mengandung Racun Berbahaya Bagi Tubuh Kita...???HARUS ANDA KETAHUI....!!! Inilah 7 Tanda-tanda Sedang Banyak Racun Didalam Tubuh Anda.
  • dan masih banyak lagi...
Sebenarnya isi artikel tersebut tidak terlalu hebat, hanya judulnya saja yang heboh dan menggelegar, membuat kita ingin segera membacanya.
Perlu diingatkan, jangan terlalu percaya atau ikut ikutan menyebarkan, karena banyak dari artikel artikel tersebut belum terbukti benar atau malahan bohong.
Tujuan artikel tersebut memakai judul yang heboh sebenarnya agar kita klit link artikel tersebut yang berujung pada peningkatan traffic pada situs tersebut, hal ini sah sah saja, tapi tetap ada baiknya kita tetap waspada karena bukan tidak mungkin artikel-artikel tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk meningkatkan traffic tapi untuk menyebarkan malware (program berbahaya) seperti dikutip dari Gizmo.id, ada 17 Situs Berbahaya Indonesia atau bisa juga kita malah mengakses situs porno.
Jadi ada baiknya kita selalu waspada dan tidak mudah percaya.

Selengkapnya